Tangerang Selatan, 28 April 2026 – Rangkaian acara dua tahunan bergengsi Program Studi Arsitektur Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Archwork X Tahun 2026, kembali digelar. Memasuki gelaran kesepuluhnya, Archwork X tahun ini mengusung tema mendalam “Designing Presence: Space, Memory, Belonging” yang berlangsung marathon mulai dari 06 April hingga 01 Mei 2026.
Salah satu agenda puncak yang paling dinantikan terselenggara pada Selasa, 28 April 2026. Archwork X menggelar sesi review eksklusif dengan mengundang arsitek profesional terkemuka dan dosen Prodi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia, Ar. Jerrino Soedarno, IAI, sebagai reviewer utama. Kehadiran beliau bertujuan untuk memberikan tanggapan, kritik membangun, serta penilaian objektif terhadap karya-karya Tugas Akhir (TA) terbaik mahasiswa arsitektur.
Sinergi 7 Perguruan Tinggi Ternama di Jakarta dan Banten
Sesi pameran dan peninjauan karya kali ini menjadi sangat kompetitif dan menarik karena melibatkan representasi karya mahasiswa dari 7 Perguruan Tinggi papan atas di wilayah Jakarta dan Banten. Kampus-kampus yang mengirimkan delegasi karya terbaiknya antara lain:
-
Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) sebagai tuan rumah
-
Universitas Pelita Harapan (UPH)
-
Universitas Gunadarma
-
Universitas Pradita
-
President University
-
Universitas Podomoro
-
Universitas Tanri Abeng
Tidak hanya dihadiri oleh para mahasiswa arsitektur yang unjuk gigi, atmosfer akademik terasa kian kental dengan kehadiran para dosen pembimbing Tugas Akhir dari masing-masing perguruan tinggi. Mereka hadir mendampingi langsung para mahasiswa peserta untuk memberikan dukungan moral sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan lanskap pendidikan arsitektur terkini.
Mengeksplorasi Ruang, Memori, dan Rasa Memiliki
Tema “Designing Presence: Space, Memory, Belonging” yang diangkat dalam Archwork X kali ini menantang para calon arsitek untuk tidak sekadar merancang bangunan fisik yang estetis. Lebih dari itu, mereka dituntut mampu menciptakan ruang yang memiliki jiwa, merawat memori kolektif, dan menumbuhkan rasa memiliki (belonging) bagi masyarakat urban modern.
Melalui diskusi interaktif bersama Ar. Jerrino Soedarno, IAI, para mahasiswa mendapatkan insight berharga mengenai bagaimana membawa konsep teoritis Tugas Akhir mereka ke dalam realita praktik industri arsitektur yang dinamis.
Kegiatan interaktif skala regional seperti Archwork X ini diharapkan dapat terus memacu standardisasi kualitas lulusan arsitektur di Indonesia, sekaligus mempererat jejaring kolaborasi antar-arsitek muda, akademisi, dan praktisi profesional di masa depan.

