Bedah Sistem Struktur Bentang Lebar, Mahasiswa Gelar Kuliah Lapangan di Taman Burung TMII
JAKARTA – Teori di dalam kelas kini diwujudkan dalam bentuk observasi nyata. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah Teknologi Bangunan Bentang Lebar melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Taman Burung Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian inti dari pengerjaan Tugas Besar yang menguji pemahaman mahasiswa terhadap kompleksitas bangunan skala luas.
Selama perkuliahan, para mahasiswa telah mempelajari berbagai prinsip perancangan, sistem pembebanan, serta komponen-komponen penyusun struktur bentang lebar sebagai elemen mandiri (structural members). Namun, untuk memahami bagaimana seluruh elemen tersebut bekerja bersama sebagai satu kesatuan sistem (structural system), diperlukan pengamatan langsung secara praktikal.
Merekonstruksi Struktur Ikonik Taman Burung
Pada Semester Ganjil tahun ajaran 2023–2024 ini, dosen pengampu menetapkan Taman Burung TMII sebagai objek studi utama. Kubah-kubah raksasa di Taman Burung TMII dinilai sebagai contoh sempurna dari penerapan teknologi bangunan bentang lebar yang fungsional dan estetis.
Tugas akhir dari rangkaian kuliah lapangan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah proyek rekonstruksi bangunan. Secara berkelompok, mahasiswa ditantang untuk membedah dan menyusun kembali data teknis bangunan tersebut yang mencakup:
1. Konsep rancangan dan informasi umum proyek.
2. Ranah kinerja bangunan (building performance).
3. Sistem struktur bawah (fondasi dan struktur penopang bawah).
4. Sistem struktur atas (rangka utama bentang lebar).
5. Sambungan (detail joint antar material).
6. Selubung (material penutup atap atau fasad).
Pembagian Tugas Tim yang Sistematis
Agar pengumpulan data di lapangan berjalan efektif, setiap kelompok membagi anggotanya ke dalam tiga peran strategis:
• Bertugas mengumpulkan data visual dan dimensi untuk dianalisis dan direkonstruksi menjadi gambar rancangan 3D bangunan.
• Fokus pada penggalian informasi umum proyek serta membedah konsep rancangan arsitektur dan strukturnya.
• Bertanggung jawab penuh dalam mengumpulkan dan menganalisis data kinerja bangunan saat dioperasikan.
Melalui pembagian tugas ini, mahasiswa arsitektur ITI diharapkan tidak hanya mampu menyerap ilmu secara individu, tetapi juga melatih kemampuan kerja sama tim (teamwork) yang sangat krusial di dunia kerja profesional arsitektur dan teknik sipil nantinya.
Diharapkan, hasil dari kuliah lapangan dan pengerjaan tugas besar ini dapat melahirkan pemahaman yang komprehensif bagi mahasiswa dalam merancang bangunan bentang lebar secara mandiri di masa depan. Hasil dari pembelajaran ini dapat dilihat melalui kanal Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=RSiI7bolhc8&list=PLPxNzFtidWkaxHtJw4WSbJUPtSplL2kV-













