Dua Karya Mahasiswa Arsitektur ITI Lolos AFAIR UI 2026

Mahasiswa Arsitektur ITI, AFAIR UI 2026, Architecture Fair Universitas Indonesia, pameran arsitektur mahasiswa, Studio Perancangan Arsitektur ITIDua karya mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Indonesia (ITI) berhasil lolos kurasi dan terpilih untuk dipamerkan dalam Architecture Fair Universitas Indonesia (AFAIR UI) 2026, sebuah pameran karya mahasiswa arsitektur tingkat nasional yang diselenggarakan pada 20–26 Januari 2026 di Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Jakarta.

Karya Mahasiswa Arsitektur ITI yang Dipamerkan

Karya yang lolos kurasi pada AFAIR UI 2026 terdiri atas Desain Formula 1 Pit Building karya Mohammad Zaky Zidan dan Re-desain Atang Sendjaja Domestic Airport karya Hasbi Fadillah. Kedua proyek tersebut merupakan hasil pembelajaran dalam mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 5 pada Program Studi Arsitektur ITI.

Studio Perancangan Arsitektur 5 dirancang untuk melatih mahasiswa dalam mengembangkan gagasan desain yang kontekstual, berbasis riset, dan bertanggung jawab, baik dari sisi fungsi, struktur, maupun dampak sosial dan lingkungan.

Architecture Fair Universitas Indonesia (AFAIR UI) 2026 diselenggarakan oleh mahasiswa Arsitektur Universitas Indonesia sebagai bentuk refleksi atas kegelisahan dunia pendidikan arsitektur terhadap derasnya arus informasi instan dan pendekatan desain yang semakin dangkal.

Melalui pameran ini, mahasiswa didorong untuk kembali mengedepankan pemikiran desain yang mendalam, berbasis pengetahuan, dan peka terhadap konteks sosial, sekaligus mampu merespons tantangan arsitektur kontemporer.

Pameran karya mahasiswa arsitektur se-Indonesia ini menunjukkan bahwa desain arsitektur tetap relevan ketika dikaitkan dengan berbagai isu strategis, seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta lingkungan.

Nilai-nilai tersebut tercermin secara nyata dalam konsep, pendekatan ruang, dan narasi desain yang dihadirkan oleh para peserta, termasuk karya mahasiswa Arsitektur ITI.

Keikutsertaan mahasiswa Arsitektur ITI dalam AFAIR UI 2026 menjadi bukti nyata komitmen Program Studi Arsitektur ITI dalam menjaga kualitas pembelajaran studio perancangan yang kritis, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Partisipasi ini juga membuka ruang jejaring akademik dan profesional di tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi ITI dalam pengembangan pendidikan arsitektur di Indonesia.

Karya mahasiswa Arsitektur ITI berupa desain Formula 1 Pit Building yang dipamerkan pada AFAIR UI 2026

Strategis! Sinergitas Alumni dalam Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI Dorong Kesiapan Lulusan

Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI merupakan mata kuliah studio lanjutan pada Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia (ITI) yang dirancang untuk memperkuat capaian pembelajaran mahasiswa melalui integrasi antara pendekatan akademik dan praktik profesional. Implementasi mata kuliah ini diwujudkan melalui kegiatan Kolokium Paparan Hasil Karya Mahasiswa yang melibatkan alumni praktisi arsitek sebagai reviewer, sebagai bagian dari strategi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Kegiatan kolokium tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Ruang Studio Arsitektur Gedung F Lantai 3, Kampus ITI. Kolokium diikuti oleh mahasiswa Semester VII Program Studi Arsitektur ITI yang sedang menempuh mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 5, dengan agenda utama evaluasi komprehensif terhadap hasil perancangan yang telah dikembangkan selama satu semester.

Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI dalam Kerangka Kurikulum OBE

Sebagai bagian dari kurikulum berbasis OBE, Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI diarahkan untuk mencapai capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang menekankan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah desain, serta penerapan pengetahuan arsitektur dalam konteks nyata. Pendekatan OBE sendiri telah menjadi standar nasional pendidikan tinggi sebagaimana diamanatkan oleh Kementerian Pendidikan, Sains dan Teknologi

Mata kuliah ini menuntut mahasiswa untuk mampu mengintegrasikan aspek konsep desain, tapak, fungsi, struktur, utilitas, regulasi bangunan, serta pertimbangan sosial-ekonomi dalam satu kesatuan rancangan arsitektur yang utuh.

Melalui mekanisme kolokium, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada output gambar desain, tetapi juga pada proses argumentasi, justifikasi konsep, serta kemampuan komunikasi profesional mahasiswa. Hal ini sejalan dengan prinsip OBE yang menempatkan hasil belajar terukur sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran.

Keterlibatan alumni praktisi arsitek dalam kolokium Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI merupakan bentuk sinergi antara institusi pendidikan dengan dunia profesional. Alumni berperan sebagai reviewer independen yang memberikan masukan objektif terkait kualitas desain, kelayakan fungsi, efisiensi ruang, konstruksi, serta kesesuaian rancangan dengan kebutuhan pengguna dan kondisi lapangan.

Masukan dari alumni praktisi memberikan perspektif dunia kerja yang autentik kepada mahasiswa. Melalui proses ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa praktik arsitektur profesional—sebagaimana dijalankan oleh anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)—dihadapkan pada berbagai tantangan nyata, seperti keterbatasan anggaran, tuntutan klien, regulasi bangunan, serta dinamika pasar jasa arsitektur.

Kegiatan kolokium ini menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menjembatani perbedaan antara dunia akademik dan dunia praktik. Dunia akademik menekankan penguasaan teori, idealisme desain, serta eksplorasi konsep, sementara dunia praktik arsitektur beroperasi dalam kerangka bisnis dan kondisi riil lapangan.

Melalui Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI, mahasiswa dilatih untuk menyesuaikan idealisme akademik dengan kebutuhan nyata, sehingga mampu menghasilkan rancangan yang tidak hanya inovatif secara konseptual, tetapi juga realistis, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri dan profesi arsitektur.

Kolokium ini juga mencerminkan upaya penguatan sense of belonging seluruh unsur pemangku kepentingan, khususnya alumni, mahasiswa, dan dosen. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata tanggung jawab bersama dalam membangun kualitas proses dan hasil pembelajaran di Program Studi Arsitektur ITI.

Keterlibatan alumni dalam kegiatan akademik menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan institusi dan peningkatan mutu lulusan. Hal ini sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan kolokium Studio Perancangan Arsitektur 5 ITI, mahasiswa memperoleh pengalaman evaluasi desain yang mendekati proses profesional. Pengalaman ini membekali mahasiswa dengan pemahaman menyeluruh mengenai tuntutan profesi arsitek, baik dari aspek teknis, konseptual, maupun non-teknis.

Dengan demikian, diharapkan lulusan Program Studi Arsitektur ITI mampu menghasilkan produk rancangan yang marketable, demandable, dan sellable, serta memiliki kesiapan tinggi untuk beradaptasi dengan dinamika dunia kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan penerapan kurikulum OBE dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan arsitektur.

Membanggakan! Mahasiswa Arsitektur ITI Tampil sebagai Presenter pada International Architecture & Interior Design Showcase 2026

Mahasiswa Arsitektur ITI sebagai presenter pada International Architecture & Interior Design Showcase 2026

Mahasiswa Arsitektur ITI kembali menunjukkan kapasitas dan daya saing akademik di tingkat internasional. Salah satu mahasiswa Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia (ITI), Mohammad Zaky Zidan, berpartisipasi sebagai presenter pada kegiatan International Architecture & Interior Design Showcase 2026 yang diselenggarakan pada 17 Januari 2026 secara daring melalui platform Zoom.

Keikutsertaan Mahasiswa Arsitektur ITI dalam forum internasional ini merupakan wujud implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), khususnya dalam penguatan kemampuan komunikasi akademik, pemikiran kritis, serta penguasaan substansi keilmuan arsitektur dalam konteks global.

Presentasi Karya Arsitektur Berbasis Isu Perkotaan Global

Pada kesempatan tersebut, Mohammad Zaky Zidan mempresentasikan karya berjudul “Pit Buildings for Formula 1 Street Circuits”. Karya ini mengangkat gagasan perancangan fasilitas pit building pada sirkuit balap jalan raya Formula 1 dengan pendekatan desain yang fungsional, kontekstual, dan adaptif terhadap lingkungan perkotaan.

Konsep perancangan menitikberatkan pada integrasi antara kebutuhan teknis balap internasional dengan karakter kawasan urban, meliputi pengaturan sirkulasi, keselamatan pengguna, efisiensi ruang, serta dampak terhadap lingkungan sekitar. Karya tersebut mencerminkan kemampuan Mahasiswa Arsitektur ITI dalam merespons isu desain kontemporer yang kompleks dan multidisipliner.

Kegiatan International Architecture & Interior Design Showcase 2026 merupakan wujud nyata implementasi kerja sama akademik antara Institut Teknologi Indonesia (ITI) dengan City University Malaysia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan tinggi yang secara konsisten mendorong pertukaran gagasan, pengalaman akademik, serta jejaring internasional di bidang arsitektur dan desain interior.

Forum internasional ini diikuti oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai negara di kawasan Asia, antara lain Malaysia, Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Pakistan, dan Brunei Darussalam. Keberagaman latar belakang peserta memperkaya diskusi dan perspektif terhadap isu-isu arsitektur global.

International Architecture & Interior Design Showcase 2026 menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mempresentasikan gagasan, karya, dan pendekatan desain yang responsif terhadap isu-isu kontemporer, seperti keberlanjutan lingkungan, konteks lokal, urban living, serta pengembangan kawasan perkotaan.

Partisipasi Mahasiswa Arsitektur ITI sebagai presenter mencerminkan capaian pembelajaran yang selaras dengan profil lulusan Program Studi Arsitektur ITI, khususnya dalam aspek kemampuan berpikir kritis, komunikasi profesional, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja global.

Selain sebagai ajang presentasi karya, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media pertukaran wawasan dan pengalaman antar mahasiswa serta akademisi lintas negara. Interaksi akademik lintas budaya yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat memperluas perspektif Mahasiswa Arsitektur ITI dalam menghadapi dinamika profesi arsitek di masa depan.

Jejaring internasional yang terbentuk melalui forum ini menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan karier profesional, kolaborasi riset, maupun peluang studi lanjut di tingkat global.

Melalui keikutsertaan Mahasiswa Arsitektur ITI dalam International Architecture & Interior Design Showcase 2026, Institut Teknologi Indonesia (ITI) menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Partisipasi aktif mahasiswa dalam forum internasional merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan, penguatan kompetensi global lulusan, serta pengembangan kerja sama internasional di bidang arsitektur dan lingkungan binaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata implementasi pembelajaran berbasis OBE yang berorientasi pada capaian nyata dan relevan dengan kebutuhan global, serta memperkuat posisi Program Studi Arsitektur ITI dalam kancah akademik internasional.

Partisipasi Mahasiswa Arsitektur ITI dalam forum ini menjadi indikator capaian pembelajaran berbasis OBE yang menekankan kompetensi global, komunikasi akademik, dan daya saing lulusan. Keterlibatan Mahasiswa Arsitektur ITI pada kegiatan internasional ini memperkuat posisi institusi dalam pengembangan pendidikan arsitektur berstandar global.

MUNAS I LAMDEPILAR: Tegaskan Arah Baru Akreditasi Bidang Desain, Arsitektur, dan Perencanaan Lingkungan

Denpasar, 3–4 November 2025 — Lembaga Akreditasi Mandiri Desain Perencanaan Lingkungan Arsitektur (LAMDEPILAR) melaksanakan Workshop Persiapan dan Musyawarah Nasional (MUNAS) I sebagai langkah penting untuk mewujudkan visinya menjadi penyelenggara penjaminan mutu dan akselerator kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. LAMDEPILAR menegaskan komitmennya dalam mengembangkan standar mutu pendidikan bidang desain, perencanaan, lingkungan, dan arsitektur dalam rangka membangun peradaban berdasarkan ideologi Pancasila dan UUD 1945, berlandaskan prinsip kemandirian, keterbukaan, berkeadilan, kelestarian, dan keberlanjutan.
Peserta Munas I LAMDEPILAR dari Organisasi Profesi (OP) dan Asosiasi Unit Pengelola Program Studi (AUPPS) Pemrakarsa LAMDEPILAR. Denpasar, 3-4 November 2025.
Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Universitas Udayana, Kampus Sudirman, Denpasar, ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kelembagaan serta merumuskan arah baru akreditasi bagi bidang desain, arsitektur, dan perencanaan lingkungan di Indonesia.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Pelaksana Pendirian LAMDEPILAR, Dr. Ar. Yulianto Purwono Prihatmaji, IPM., IAI. Munas juga dihadiri oleh Ketua MA BAN-PT, Prof. Dr. rer. nat. Imam Buchori, S.T., yang memberikan selamat, apresiasi, arahan, dan harapan agar LAMDEPILAR turut serta menjamin dan menjaga kualitas pendidikan pada keempat rumpun bidang keilmuan. LAMDEPILAR merupakan salah satu dari 11 lembaga LAM yang sudah berdiri di Indonesia.
Pendirian lembaga ini merupakan amanat nasional untuk menghadirkan sistem akreditasi yang lebih adaptif, fokus, dan relevan. Penguatan tersebut ditegaskan melalui berbagai legalitas pendirian yang diterbitkan pada 2025.
Landasan hukum pendirian LAMDEPILAR adalah:

  1. Surat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi No. 115/M/KL.00/2025 tanggal 27 Maret 2025 tentang Persetujuan Pendirian Lembaga Akreditasi Mandiri Desain Perencanaan.
  2. Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU0006061.AH.01.07.TAHUN 2025 tanggal 21 Agustus 2025 tentang Pengesahan Badan Hukum Perkumpulan LAMDEPILAR,
  3. Surat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi No. 2388/M.A4/AK.00.06/2025 tanggal 2 Oktober 2025 tentang Penetapan Lembaga Akreditasi Mandiri Desain Perencanaan Lingkungan Arsitektur (LAMDEPILAR).

Rangkaian Kegiatan Munas I
Rangkuman acara Munas I LAMDEPILAR berlangsung selama 2 hari dengan kegiatan sebagai berikut:
Hari pertama: Workshop Persiapan Munas I, berfokus pada penyempurnaan instrumen akreditasi, penguatan sistem informasi akreditasi, mekanisme penjaminan mutu, serta penyusunan AD/ART dan struktur kelembagaan. Diskusi lintas asosiasi profesi dan forum program studi juga dilakukan untuk memastikan harmonisasi standar akreditasi di seluruh bidang keilmuan terkait.
Hari kedua: Munas I LAMDEPILAR, diisi dengan sidang pleno yang berlangsung dinamis dan partisipatif, mencakup pembahasan tata tertib musyawarah, pemilihan pimpinan sidang, pemaparan laporan tim pendirian, hingga pengesahan dokumen kelembagaan dan finalisasi instrumen akreditasi. MUNAS ditutup dengan pelantikan pengurus Majelis Akreditasi (MA) dan Dewan Eksekutif (DE), serta Pengawas LAMDEPILAR. Acara diikuti dengan penandatanganan dokumen resmi lembaga.
Dokumen kelembagaan LAMDEPILAR yang dihasilkan dari kegiatan MUNAS I ini meliputi: AD/ART, Kode Etik, Keanggotaan, Kepengurusan, serta Dokumen Serah Terima Kepengurusan LAMDEPILAR. Dengan ditetapkannya dokumen ini maka Pengurus Dewan Eksekutif (DE) dan Majelis Akreditasi (MA), serta Pengawas secara resmi aktif menjalankan semua kegiatan organisasi LAMDEPILAR.
Acara Munas I ini dihadiri oleh perwakilan asosiasi unit pengelola program studi (AUPPS) seperti Perkumpulan Prodi Deskomvis, ASPI, ASARKI, PEPSILI, APTARI, dan FPALI, serta asosiasi profesi (OP) seperti HDII, PDKVI, ADPII, IAP, IARKI, IALHI, IAI, dan IALI. Acara dihadiri juga perwakilan perguruan tinggi anggota AUPPS.

Susunan Pengurus LAMDEPILAR, Masa Bakti 2025–2030, sebagai hasil MUNAS I, sebagai berikut:
A. Majelis Akreditasi (MA)
• Ketua: Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd.
• Wakil Ketua: Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds.
• Sekretaris: Prof. Dr.-Ing. Ilya Fadjar Maharika
• Anggota: Ardhya Nareswari, Ph.D.
B. Dewan Eksekutif (DE)
• Ketua: Dr. Ar. Yulianto Purwono Prihatmaji, IPM., IAI
• Wakil Ketua I: Prof. Dr.sc.agr. Iwan Rudiarto
• Wakil Ketua II: Dr. Eng. Maryono
• Sekretaris: Dr. Holi Bina Wijaya
• Bendahara: Ar. Dewi Larasati, S.T., M.T., Ph.D., G.P.
C. Pengawas (P)
• Ketua: Prof. Dr. Prabang Setyono
• Anggota: Drs. Rohadi, M.Sn.
• Anggota: Dr. Ir. Daisy Radnawati, M.Si.
• Anggota: Teti Armiati Argo, Ph.D.
D. Penjaminan Mutu
• Ketua: Achmad Syarief, Ph.D.
• Anggota: Dr. Lury Sevita Yusiana
• Anggota: Dr. Nurhikmah B. Hartanti
E. Divisi Akreditasi Bidang Ilmu
• Ketua: Dr. Laksmi Kusuma Wardani
• Anggota: Dr. Agus Dwi Hariyanto
F. Divisi Validasi dan Banding
• Ketua: Prof. Dr. Lina Karlinasari
• Anggota: Dr. Yannes Martinus Pasaribu, M.Sn.
G. Divisi Pembinaan, Penelitian, dan Pengembangan
• Ketua: Dr. Dian Alfia Purwandari
• Anggota: Damang Ch. Sarumpaet, S.Sn., MSM.
H. Divisi Administrasi, Humas, Sistem Informasi Akreditasi, Keuangan, dan Sarana Prasarana
• Ketua: Dr. Lala Palupi Santyaputri
• Anggota: Olivia Seanders, S.T., MSc.

Dengan visi yang kuat, dukungan multidisiplin, dan struktur organisasi yang lengkap, MUNAS I LAMDEPILAR, menandai fase baru pembentukan lembaga akreditasi mandiri yang kredibel, independen, dan siap mendorong kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya pada bidang desain, perencanaan, lingkungan, dan arsitektur. LAMDEPILAR diharapkan dapat mulai beroperasi melakukan kegiatan akreditasi pada tahun 2026 mendatang.

Alumni Arsitektur ITI di Dewan Arsitek Indonesia Periode 2025–2030

Alumni Arsitektur ITI di Dewan Arsitek Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Tiga alumni Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia (ITI) resmi dikukuhkan sebagai bagian dari Dewan Arsitek Indonesia (DAI) dan Badan Pengawas DAI untuk masa bakti periode 2025–2030.

Capaian ini menjadi bukti kontribusi nyata lulusan ITI dalam penguatan tata kelola profesi arsitek di Indonesia, sekaligus mempertegas peran ITI sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif melahirkan arsitek profesional dan berintegritas.

Pengukuhan anggota Dewan Arsitek Indonesia dan Badan Pengawas DAI tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1353/KPTS/M/2025 tentang Pengukuhan Dewan Arsitek Indonesia Periode 2025–2030 dan Penetapan Badan Pengawas Dewan Arsitek Indonesia.

Informasi resmi terkait kebijakan dan kelembagaan ini dapat diakses melalui situs Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
https://pu.go.id

Dalam keputusan tersebut, pemerintah menetapkan:

  • 9 Anggota Dewan Arsitek Indonesia
  • 9 Anggota Badan Pengawas DAI

yang berasal dari berbagai unsur profesional arsitektur nasional.

Alumni Arsitektur ITI yang Dikukuhkan

Adapun alumni Arsitektur ITI di Dewan Arsitek Indonesia yang dipercaya mengemban amanah tersebut adalah:

Anggota Dewan Arsitek Indonesia

  • Ar. Sandhy P.H. Sihotang, IAI
    Alumni Program Studi Arsitektur ITI Tahun 1991

  • Ar. Pierre Albyn Pongai, IAI
    Alumni Program Studi Arsitektur ITI Tahun 1998

Anggota Badan Pengawas Dewan Arsitek Indonesia

  • Ar. William B. Serworwora, IAI
    Alumni Program Studi Arsitektur ITI Tahun 1991

Keterlibatan para alumni ini mencerminkan kualitas lulusan Program Studi Arsitektur ITI yang secara konsisten berkontribusi di tingkat nasional.
Baca selengkapnya tentang Prodi Arsitektur ITI:
https://ars.iti.ac.id/sejarah-visi-misi/

Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, Dewan Arsitek Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga standar kompetensi, etika, serta profesionalisme arsitek Indonesia.

DAI dibentuk oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) sebagai organisasi profesi arsitek nasional. Informasi resmi mengenai IAI dapat diakses melalui:
https://iai.or.id

Keberhasilan alumni Arsitektur ITI di Dewan Arsitek Indonesia menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika ITI. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen ITI dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif berperan dalam pengembangan profesi dan kebijakan nasional.

Berita dan capaian alumni ITI lainnya dapat dibaca di:
https://ars.iti.ac.id/category/berita-utama/

Dengan masa jabatan lima tahun ke depan, para alumni ITI yang tergabung dalam DAI dan Badan Pengawas diharapkan mampu:

  • Mengawal implementasi Undang-Undang Arsitek
  • Menjaga etika dan kualitas praktik arsitektur
  • Mendorong arsitektur yang berkelanjutan dan inklusif
  • Memperkuat daya saing arsitek Indonesia di tingkat global

Institut Teknologi Indonesia menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan tersebut serta berharap kontribusi yang diberikan membawa manfaat luas bagi profesi arsitek dan pembangunan nasional.

1 2 3 8
Translate »