Mahasiswa Prodi Arsitektur ITI Cetak Prestasi Ganda di Peksimida 2024

Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia (ITI) kembali mengharumkan nama almamater. Dua mahasiswa Prodi Arsitektur ITI, Thomas Santoago Situmorang dan Fajar Nomi Wijaya, berhasil meraih prestasi membanggakan dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2024 tingkat Provinsi Banten.

Thomas Santoago Situmorang, mahasiswa angkatan 2020, berhasil meraih juara 3 dalam lomba penulisan puisi. Kreativitas dan keindahan kata-katanya berhasil memukau dewan juri dan membawa pulang penghargaan bergengsi. Sementara itu, Fajar Nomi Wijaya, juga dari angkatan 2020, berhasil meraih juara 3 dalam lomba fotografi. Ketajaman lensa dan komposisi foto yang menarik berhasil memikat para juri.

Peksimida 2024 merupakan ajang kompetisi seni tahunan yang diselenggarakan untuk mahasiswa di tingkat daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bakat-bakat muda di bidang seni dan memberikan wadah bagi mereka untuk berekspresi. Melalui Peksimida, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya di kalangan mahasiswa.

Prestasi gemilang yang diraih oleh Thomas dan Fajar membuktikan bahwa mahasiswa Prodi Arsitektur ITI tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang rancang bangun, tetapi juga memiliki bakat luar biasa di bidang seni. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.

Selamat sekali lagi kepada Thomas Santoago Situmorang dan Fajar Nomi Wijaya atas prestasi yang luar biasa!

Pengabdian Masyarakat Dalam Rangka Program Pengembangan Kapasitas Organisasi (PPK ORMAWA) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek berupa Sosialisasi oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur Vhadyaswasti ITI di Parung Sukses Diselenggarakan

Himpunan Mahasiswa Arsitektur Vhadyaswasti dari Institut Teknologi Indonesia (ITI) telah sukses menggelar acara sosialisasi terkait pengoptimalan smart farming bagi para petani ikan di Desa Bojong Indah, Parung, dalam rangka program Pengabdian Masyarakat PPK Ormawa 2024. Anggota tim ini terdiri dari 12 mahasiswa aktif semester 4 dan semester 6.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari. 30 Agustus – 1 September 2024. Berlangsung di desa Bojong Indah Parung, Kabupaten Bogor.

Agenda pertama diselenggarakan dalam bentuk sosialisasi dan diskusi interaktif, di mana para peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai konsep smart farming serta cara mengimplementasikannya dalam praktik sehari-hari. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para petani ikan. Acara ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Arsitektur ITI, Ibu Estuti Rochimah, S.T, M.Sc, dan dosen Pembimbing PPK Ormawa Ibu Refranisa, S.T, M.T. Sebagai bentuk dukungan terhadap anak didiknya. Tak lupa para tokoh masyarakat, perwakilan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP), serta para petani ikan dari Desa Bojong Indah.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani ikan tentang cara mengoptimalkan teknologi smart farming guna meningkatkan efisiensi dan hasil budidaya para petani ikan.

Agenda kedua dilakukan workshop berupa pelatihan aplikasi pemasaran yang dihadiri para petani ikan juga beberapa tokoh masyarakat. Acara ini bertujuan memberikan edukasi juga pengenalan ekonomi digital berupa aplikasi pemasaran khusus petani ikan.

Dan agenda yang terakhir yaitu workshop alat autofeeder. Workshop ini memperkenalkan juga mempelajari apa itu alat auto feeder dan cara penggunaanya yang dilaksanakan di dua tempat, yaitu di SMA Muhammadiah dan terjun langsung ke area empang untuk mencoba alat auto feeder ini.


Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Himpunan Mahasiswa Arsitektur Vhadyaswasti ITI berharap bahwa program ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para petani ikan di Desa Bojong Indah serta menjadi langkah awal untuk penerapan teknologi yang lebih canggih dalam budidaya perikanan.

Rakernas dan Munas APTARI 2024 di Bali

Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) kembali mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional (Munas). Munas APTARI digelar bersamaan dengan Rakernas pada hari Kamis dan Jumat 22-23 Agustus 2024 di Universitas Warmadewa, Bali.

Munas APTARI 2024 dihadiri oleh 98 perguruan tinggi yang memberikan suara langsung termasuk dari Institut Teknologi Indonesia, sementara ada 12 perguruan tinggi lainnya berpartisipasi secara online. Dalam pemilihan tersebut, Dr. Yulianto P. Prihatmaji, IPM, IAI kembali terpilih sebagai Ketua APTARI 2024-2027.

Rapat Kerja Nasional yang diadakan sehari sebelum Munas memiliki tema “Sinergi Perwujudan Pendidikan Arsitektur Indonesia yang Unggul dan Tepercaya.” Pertemuan ini diadakan guna merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan arsitektur di Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan melanjutkan diskusi dan eksekusi yang intensif melalui kelompok kerja, Pokja Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Pokja Pendidikan Arsitektur 5 Tahun (4+1): S1+ PPAr, Pokja Pendidikan Arsitektur 4+2: S1 + S2 Desain, Pokja Pengelolaan Studio, Pokja Pengembangan Keilmuan Doktoral dan Magister Riset, dan Pokja Vokasi.

Diharapkan dari diskusi dan eksekusi produktif dalam rakernas tahun ini dapat membantu prodi-prodi arsitektur di Indonesia dalam menyiapkan operasional terkait penyempurnaan kurikulum, sumber daya manusia, infrastruktur, pelaksanaan, perkuliahan dan studio, serta profil lulusan yang diharapkan.

Mahasiswa Prodi Arsitektur ITI di KEROYOK 2.0 : Kepoh review offline yok!

Studio Tugas Akhir biasanya menjadi ajang pembuktian diakhir studi 4 tahun arsitektur. Dianggap sebagai implementasi kumpulan pengetahuan-pengetahuan yang telah didapat dari awal studi hingga di tutup dalam bentuk proyek tugas akhir. Walaupun keluaran dan tipologi setiap proyek beragam antar mahasiswa maupun sekolah arsitektur, namun standar pemahaman akan tugas akhir mampu menjembatani antara lulusa studi arsitektur dan profesional. Sehingga hal ini dapat di telaah kembali seiring waktu untuk menjaga kualitas dan kesetaraan diantara sekolah arsitektur di provinsi Banten.

Pada kesempatan kali ini mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Indonesia, Astuti Widoretno, memperoleh kesempatan mempresentasikan hasil karya Tugas Akhir yang berjudul Perancangan Stasiun Jurangmangu dengan Pendekatan Wayfinding. Pendekatan ini pun, sebelumnya telah diteliti Astuti selama mengambil mata kuliah Penelitian Mandiri. Hasil rancangan stasiun ini pun menjadi lebih baik karena mempertimbangkan penanda-penanda bagi pengunjung dan penumpang stasiun dalam berlalu lalang di dalam bangunan. Tak lupa, arsitektur tropis juga menjadi pertimbangan dalam mengakomodasi iklim tropis basah.

Tahniah Astuti Widoretno!

Himpunan Mahasiswa Arsitektur Vhadyaswasti ITI Raih Penghargaan Booth Terbaik di IndoBuildTech Expo 2024

Himpunan Mahasiswa Arsitektur Vhadyaswasti Institut Teknologi Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi exhibitor dan berhasil meraih penghargaan terbaik pertama kategori “University Best Booth” di ajang IndoBuildTech Expo 2024. IndoBuildTech Expo merupakan pameran tahunan terkemuka sektor building material dan interior di Indonesia. Acara tersebut diadakan pada tanggal 12 Juni hingga 16 Juni 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang.

Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi mahasiswa arsitektur melalui karya-karya kreatifnya, khususnya mahasiswa Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Indonesia.

Translate »